Sifat-Sifat Enzim Sebagai Katalisator Beserta Penjelasannya [Lengkap]

Sifat-Sifat Enzim Sebagai Katalisator Beserta Penjelasannya [Lengkap]

Sifat enzim – Pengertian enzim secara umum adalah biomolekul berupa protein yang berfungsi sebagai katalis dalam suatu reaksi kimia. Sedangkan menurut KBBI, arti enzim adalah sebuah molekul protein yang kompleks yang dihasilkan oleh sel hidup dan bekerja sebagai katalisator dalam berbagai proses kimia yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup.

Kehadiran enzim menjadi penting bagi makhluk hidup, termasuk manusia. Semua proses biologis sel memerlukan enzim agar dapat berlangsung dengan cukup cepat dalam suatu arah lintasan metabolisme. Tiap jenis-jenis enzim pun hanya dapat bekerja pada satu senyawa atau reaksi kimia tertentu.

Enzim terdiri atas dua bagian yakni apoenzim dan gugus prostetik. Apoenzim merupakan enzim yang tersusun dari protein. Sedangkan gugus prostetik adalah enzim yang tersusun dari non-protein, terbagi menjadi koenzim dari bahan organik serta kofaktor dari bahan anorganik.

Enzim juga memiliki sejumlah karakteristik dan sifat-sifat khusus. Sifat-sifat enzim ini di antaranya adalah sebagai katalisator, menyerupai protein serta bekerja secara spesifik dan bersifat reversible.

(baca juga fungsi mitokondria)

sifat enzim

Sifat-Sifat Enzim

Apa saja sifat-sifat enzim? Berikut ini merupakan pembahasan mengenai sifat-sifat enzim beserta penjelasannya secara lengkap.

1. Sebagai katalisator

Sifat enzim yang utama adalah sebagai katalisator. Enzim merupakan katalis yang dapat mengubah laju reaksi tanpa ikut bereaksi. Enzim dapat mengubah kecepatan reaksi dengan menurunkan energi aktivasinya. Tanpa adanya enzim maka suatu reaksi menjadi sangat sulit terjadi.

2. Bekerja secara spesifik

Sifat enzim berikutnya adalah enzim bekerja secara spesifik dan selektif. Enzim hanya dapat mempengaruhi satu reaksi dan tidak dapat mempengaruhi reaksi lain yang bukan bidangnya. Enzim hanya dapat bekerja pada subtrat yang spesifik untuk membentuk produk yang spesifik pula.

3. Reversible (bersifat bolak-balik)

Enzim juga bersifat bolak-balik atau reversible. Maksudnya enzim dapat ikut bereaksi tanpa mempengaruhi hasil akhir dan akan terbentuk kembali pada hasil reaksi sebagai enzim. Ketika ikut bereaksi, struktur kimia enzim berubah, tetapi pada akhir reaksi struktur kimia enzim akan terbentuk kembali seperti semula.

4. Menyerupai protein

Sifat enzim juga menyerupai protein. Beberapa sifat enzim yang menyerupai protein antara lain yakni bekerja pada suhu optimum, terdenaturasi pada suhu panas, kinerja menurun pada pelarut organik, kinerja menurun dalam kondisi asam kuat atau basa kuat serta dipengaruhi oleh aktivator, inhibitor dan konsentrasi subtrat.

5. Bersifat termolabil

Enzim juga bersifat termolabil, artinya aktivitasnya sangat bergantung dan dipengaruhi oleh suhu. Jika suhu rendah, maka kinerja enzim akan lambat. Sebaliknya, jika suhu tinggi, maka kinerja enzim akan menjadi semakin cepat. Akan tetapi jika suhu terlalu tinggi, maka enzim akan mengalami denaturasi.

6. Merupakan koloid

Enzim juga merupakan koloid. Susunan enzim terdiri atas komponen protein, sehingga sifat-sifat enzim juga tergolong sebagai koloid. Enzim memiliki permukaan antar partikel yang sangat besar sehingga bidang aktivitasnya juga besar.

7. Diperlukan dalam jumlah sedikit

Enzim hanya diperlukan dalam jumlah yang sedikit. Sebagai katalisator, enzim tidak ikut bereaksi sehingga, sehingga jumlah yang dipakai sebagai katalis tidak perlu banyak. Satu molekul enzim dapat bekerja berkali-kali, selama molekul tersebut tidak rusak.

Nah itulah referensi 7 sifat-sifat enzim dan penjelasannya secara lengkap. Ada banyak sifat dan karakteristik enzim yang bisa diamati. Fungsi-fungsi enzim pun sangat penting dalam tubuh manusia.

Tinggalkan komentar