Pengertian Teks Laporan Hasil Observasi (LHO) | Fungsi, Tujuan, Struktur

Pengertian Teks Laporan Hasil Observasi (LHO) | Fungsi, Tujuan, Struktur

Pengertian teks laporan hasil observasi – Teks laporan hasil observasi, biasa disingkat LHO, merupakan jenis teks yang berisi laporan tentang hasil pengamatan atau observasi tertentu yang telah dilakukan sebelumnya. Dalam membuat laporan hasil observasi juga ada ciri-ciri dan struktur yang harus diperhatikan.

Dalam bidang ilmiah, melakukan pengamatan atau observasi memang penting dilakukan untuk bisa memecahkan masalah atau teori tertentu. Adapun pengertian observasi adalah metode mengamati atau mengukur suatu proses dan tindakan individu dalam sebuah peristiwa yang sedang diamati.

Tentunya usai melakukan pengamatan, biasanya akan dibuat sebuah laporan. Laporan inilah yang kemudian disebut sebagai laporan hasil observasi, dimana isinya memuat hasil pengamatan dan observasi yang dilakukan secara rinci, detail, dan informatif.

Teks laporan hasil observasi ini juga disebut sebagai teks klasifikasi, hal ini dikarenakan dalam teks ini memuat klasifikasi mengenai jenis-jenis sesuatu berdasarkan kriteria tertentu. Laporan hasil observasi ini juga bisa berfungsi sebagai bentuk pertanggungjawaban pada pihak atasan atau pihak pemberi dana penelitian.

(baca juga jenis-jenis penelitian)

pengertian teks laporan hasil observasi

Pengertian Teks Laporan Hasil Observasi (LHO)

Secara umum pengertian laporan hasil observasi adalah teks yang berisi penjabaran umum atau melaporkan sesuatu berupa hasil dari pengamatan (observasi). Artinya hasil dari pengamatan atau observasi yang dilakukan disusun dalam bentuk laporan sebagai pertanggungjawaban dan untuk menyampaikan informasi hasilnya.

Teks laporan hasil observasi memiliki beberapa sifat antara lain bersifat informatif, bersifat komunikatif, dan bersifat objektif. Pembuatan laporan harus didasarkan fakta yang sebenarnya berdasarkan penelitian dan observasi yang telah dilakukan sebelumnya.

Dalam menulis teks laporan hasil observasi, harus ditulis secara lengkap dan sudah terbukti kebenarannya. Artinya tidak ada opini atau praduga di dalam teks ini. Selain itu juga ada saling keterkaitan dengan hubungan berjenjang antara kelas dan subkelas yang terdapat di dalamnya.

Kaidah penulisan laporan hasil observasi umumnya menggunakan frasa nomina yang diikuti penjelas untuk deskripsi. Selain itu banyak digunakan kata penghubung dalam bentuk paragraf-paragraf. Banyak juga ditulis kata-kata ilmiah yang mungkin tidak diketahui oleh orang awam.

Struktur Teks Laporan Hasil Observasi

Struktur laporan hasil observasi terdiri dari 2 struktur utama yakni pernyataan umum (klasifikasi) dan anggota/aspek yang dilaporkan.

  1. Klasifikasi, merupakan bagian pembuka atau pengantar mengenai hal yang dilaporkan.
  2. Anggota/aspek yang dilaporkan, merupakan bagian yang membahas tentang objek yang diamati secara rinci.

Dalam versi lain, struktur teks laporan hasil observasi dibagi menjadi 4 bagian, yakni definisi umum, definisi bagian, definisi manfaat, dan penutup.

  1. Definisi umum, merupakan bagian pembuka yang berisi pengertian apa yang akan dibahas.
  2. Definisi bagian, merupakan bagian yang berisi pembahasan objek dan ide pokok yang diamati.
  3. Definisi manfaat, merupakan bagian yang menjelaskan manfaat dari objek yang dibahas.
  4. Penutup, merupakan bagian penutup teks laporan.

Fungsi Teks Laporan Hasil Observasi

Terdapat beberapa fungsi laporan hasil observasi ini, yang paling penting tentu untuk memberikan informasi dan laporan dari hasil pengamatan yang telah dilakukan. Berikut merupakan fungsi-fungsi teks laporan hasil observasi selengkapnya.

  • Memberi informasi hasil pengamatan yang telah dilakukan.
  • Melaporkan tanggung jawab sebuah tugas dan kegiatan pengamatan.
  • Menjelaskan dasar penyusunan kebijaksanaan, keputusan dan/atau pemecahan masalah dalam pengamatan.
  • Sebagai sarana untuk pendokumentasian.
  • Sebagai sumber informasi terpercaya dari pengamatan yang dilakukan.

Tujuan Teks Laporan Hasil Observasi

Pembuatan teks laporan hasil observasi juga memiliki tujuan tertentu, seperti untuk mengatasi suatu persoalan tertentu. Berikut merupakan beberapa tujuan laporan hasil observasi selengkapnya.

  • Memberikan informasi dari hasil penelitian dan pengamatan
  • Mengatasi suatu persoalan yang ingin dipecahkan.
  • Menemukan teknik atau cara terbaru dalam mengatasi masalah.
  • Meneliti objek yang dibahas dalam laporan
  • Mengambil keputusan yang lebih efektif.
  • Melakukan pengawasan dan/atau perbaikan terhadap sesuatu.
  • Mengetahui perkembangan suatu permasalahan yang diamati.

Kaidah Penulisan Laporan Hasil Observasi

Ada beberapa kaidah penulisan dan ciri-ciri teks laporan hasil observasi yang harus diperhatikan antara lain adalah sebagai berikut.

  • Menggunakan frasa nomina yang diikuti penjenis dan pendeskripsi.
  • Menggunakan verba relasional, seperti : ialah, merupakan, adalah, yaitu, digolongkan, termasuk, meliputi, terdiri atas, disebut, dan lain-lain.
  • Menggunakan verba aktif alam, hal ini untuk menjelaskan perilaku, seperti : bertelur, membuat, hidup, makan, tidur, dan sebagainya.
  • Menggunakan banyak kata penghubung, antara lain : dan, atau, serta, sebagaimana, sedangkan, tetapi, melainkan, berkebalikan, dan sebagainya.
  • Menggunakan paragraf dengan kalimat utama, hal ini untuk menyusun informasi utama, diikuti rincian aspek yang hendak dilaporkan dalam beberapa paragraf.
  • Menggunakan banyak kata ilmiah atau teknis yang jarang dipahami orang awam, seperti : herbivora, vivipar, simbiosis, metabolisme, leukimia, oksidasi, fotosintesis, dan lain-lain.

Nah itulah referensi pengertian teks laporan hasil observasi beserta arti dan definisinya. Disampaikan juga apa saja ciri-ciri, struktur, fungsi, dan tujuan laporan hasil observasi ini. Semoga bisa menambah wawasan pengetahuan mengenai pengertian LHO.

Tinggalkan komentar