Pengertian K3 Beserta Fungsi & Tujuan (Kesehatan Keselematan Kerja)

Pengertian K3 Beserta Fungsi & Tujuan (Kesehatan Keselematan Kerja)

Pengertian K3 – Apa itu K3? K3 merupakan singkat dari kesehatan dan keselamatan kerja. Dengan kata lain K3 merupakan istilah yang mengacu pada kesehatan, keselamatan, dan bahkan kesejahteraan manusia di sebuah institusi atau tempat kerja, baik kantor, pabrik, proyek, perusahaan, dan sebagainya.

Istilah K3 pun familiar bagi para pelaku usaha dan tenaga kerjanya. Tujuan K3 adalah untuk memberi perlindungan dan jaminan keselamatan pada sebuah lingkungan kerja. Tidak hanya bagi para tenaga kerja, tapi juga bagi keluarganya dan juga konsumen produk tersebut.

Pelaksanaan K3 di lingkungan kerja di Indonesia juga diatur dalam undang-undang, yakni Undang-Undang No 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja serta Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003. Hal ini membuat semua perusahaan yang berdiri di Indonesia harus memperhatikan aspek K3-nya.

Tujuan K3 menurut undang-undang adalah untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan sakit dikarenakan pekerjaan. Selain itu, K3 juga berfungsi untuk melindungi semua sumber produksi agar dapat digunakan secara efektif oleh perusahaan.

(baca juga pengertian asuransi)

pengertian k3

Pengertian K3

Berikut akan dijelaskan apa itu pengertian kesehatan dan keselamatan kerja (K3) beserta fungsi, manfaat, dan tujuannya.

Definisi K3 Secara Umum

Pengertian K3 secara umum adalah suatu upaya yang dilakukan untuk memastikan keutuhan dan kesempurnaan jasmani dan rohani tenaga kerja pada khususnya, dan masyarakat pada umumnya terhadap hasil karya dan budaya menuju masyarkat adil dan makmur.

Sedangkan secara keilmuan, K3 diartikan sebagai suatu bidang ilmu pengetahuan dan penerapannya dalam upaya mencegah terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja.

Pengertian K3 Menurut Para Ahli

Di bawah ini merupakan pendapat dan teori para ahli dan pakar mengenai definisi K3 selengkapnya.

Menurut WHO (World Health Organization)

Pengertian K3 menurut WHO atau World Health Organization adalah suatu upaya yang bertujuan untuk meningkatkan dan memelihara derajat kesehatan fisik, mental, dan sosial yang setinggi tingginya untuk pekerja di semua jenis pekerjaan.

K3 juga bertujuan sebagai upaya pencegahan terhadap gangguan kesehatan pekerja yang disebabkan oleh pekerjaan. K3 dapat juga diartikan sebagai perlindungan bagi pekerja dalam pekerjaannya dari resiko akibat faktor yang merugikan kesehatan.

Menurut Ardana

Arti K3 menurut Ardana adalah upaya perlindungan yang ditujukan agar tenaga kerja dan orang lain di tempat kerja selalu dalam keadaan selamat dan sehat sehingga setiap sumber produksi bisa digunakan secara aman dan efisien.

Menurut Simanjuntak (1994)

Pengertian K3 menurut Simanjutak adalah kondisi keselamatan yang bebas dari resiko kecelakaan dan kerusakan dimana kita bekerja yang mencakup tentang kondisi bangunan, kondisi mesin, peralatan keselamatan, dan kondisi pekerja.

Menurut Mathis dan Jackson

Pengertian K3 adalah kegiatan yang menjamin terciptanya kondisi kerja yang aman, terhindar dari gangguan fisik dan mental melalui pembinaan dan pelatihan, pengarahan dan kontrol terhadap pelaksanaan tugas dari karyawan dan pemberian bantuan sesuai dengan aturan yang berlaku, baik dari lembaga pemerintah maupun perusahaan dimana mereka bekerja.

Menurut John Ridley (1983)

Definisi K3 menurut John Ridley merupakan suatu kondisi dalam pekerjaan yang sehat dan aman baik itu bagi pekerjaannya, perusahaan maupun bagi masyarakat dan lingkungan sekitar pabrik atau tempat kerja tersebut.

Menurut Widodo

Definisi K3 menurut teori Widodo adalah bidang yang berhubungan dengan kesehatan, keselamatan dan kesejahteraan manusia yang bekerja di sebuah institusi maupun lokasi proyek.

Menurut Sedarmayanti (1996)

Kesehatan dan keselamatan kerja adalah pengawasan terhadap orang, mesin, material, metode yang mencakup lingkungan kerja agar pekerja tidak mengalami cedera.

Menurut Lalu Husni (2003)

Menurut Lalu Husin, K3 ditinjau dari sudut keilmuan adalah ilmu pengetahuan dan penerapannya dalam usaha mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja di tempat kerja

Menurut Hadiningrum

K3 diartikan sebagai suatu bentuk pengawasan terhadap SDM, mesin, material, dan metode yang mencakup lingkungan kerja agar pekerja tidak mengalami kecelakaan.

Menurut Suma’mur (2001)

K3 menurut Suma’mur adalah rangkaian usaha untuk menciptakan suasana kerja yang aman dan tentram bagi para karyawan yang bekerja di perusahaan yang bersangkutan.

Menurut Flippo

Pengertian K3 merupakan pendekatan yang spesifik, penentuan kebijakan pemerintah atas praktek praktek perusahaan di tempat kerja dan pelaksanaannya melalui surat panggilan, denda, dan sanksi lainnya.

Menurut Mangkunegara

Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan suatu pemikiran dan upaya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan baik jasmaniah maupun rohaniah tenaga kerja pada khususnya, dan manusia pada umumnya, hasil karya dan budaya untuk menuju masyarakat adil dan makmur.

Menurut Jackson (1999)

K3 menurut Jackson menunjukkan kepada kondisi-kondisi fisiologis-fisikal dan psikologis tenaga kerja yang diakibatkan oleh lingkungan kerja yang disediakan oleh perusahaan.

Fungsi K3

Pelaksanaan K3 memiliki sejumlah fungsi tersendiri, salah satunya sebagai pedoman dalam memantau kesehatan dan keselamatan para pekerja. Berikut merupakan beberapa fungsi K3 selengkapnya.

  • Sebagai pedoman mengidentifikasi dan menilai adanya risiko dan bahaya bagi keselamatan dan kesehatan di lingkungan kerja.
  • Sebagai pedoman dalam memantau kesehatan dan keselamatan para pekerja di lingkungan kerja.
    Membantu memberi saran dalam perencanaan, pengorganisasian, desain tempat kerja, dan pelaksanaan kerja agar lebih aman dan sehat.
  • Memberikan saran mengenai informasi, edukasi, dan pelatihan mengenai kesehatan dan keselamatan kerja.
  • Sebagai pedoman dalam membuat desain pengendalian bahaya, metode, prosedur, dan program kerja.
  • Sebagai acuan dalam mengukur keefektifan tindakan pengendalian bahaya dan program pengendalian bahaya

Tujuan K3

Penerapan K3 di lingkungan kerja juga memiliki tujuan-tujuan tertentu, termasuk untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan sakit dikarenakan pekerjaan. Berikut merupakan beberapa tujuan K3 selengkapnya.

  • Melindungi dan memelihara kesehatan dan keselamatan tenaga kerja sehingga kinerjanya dapat meningkat.
  • Menjaga dan memastikan keselamatan dan kesehatan semua orang yang berada di lingkungan kerja.
  • Memastikan sumber produksi terpelihara dengan baik dan dapat digunakan secara aman dan efisien.

Nah itulah referensi pengertian K3 (kesehatan dan keselamatan kerja) beserta arti dan definisinya menurut para ahli. Dijelaskan juga apa saja fungsi dan tujuan K3 menurut undang-undang. Semoga bisa menjadi tambahan referensi.

Tinggalkan komentar