Pencemaran Air | Pengertian, Penyebab, Dampak dan Contohnya

Pencemaran Air | Pengertian, Penyebab, Dampak dan Contohnya

Pencemaran air adalah proses menurunnya kualitas air di sungai, danau, laut atau penampungan air lain akibat aktifitas manusia. Penyebab pencemaran air sering diakibatkan sampah dan limbah hasil kegiatan manusia. Dampak pencemaran air pun bisa berbahaya karena menyebabkan banyak kerugian.

Terjadinya pencemaran air bisa terjadi di lingkungan sekitar kita. Baik itu di danau, sungai, mata air atau lautan, pencemaran air membuat wilayah perairan menjadi tercemar. Indikasinya bisa terjadi perubahan warna, rasa, bau hingga kualitas air itu sendiri.

Penyebab pencemaran air disebabkan karena kegiatan manusia seperti karena membuang sampah sembarangan atau limbah pabrik yang mencemari air. Akibat pencemaran air bisa membuat ikan dan organisme air menjadi mati serta merusak ekosistem air. Bagi manusia, pencemaran air bisa jadi sarang penyakit serta menyebabkan bencana banjir dan tanah longsor.

Nah kali ini akan dibahas mengenai apa itu arti pencemaran air beserta penyebab, akibat, zat polutan serta cara mengatasi pencemaran air.

(baca juga penyebab dan dampak pencemaran udara)

penyebab dan dampak pencemaran air

Pengertian Pencemaran Air

Pengertian pencemaran air adalah terjadinya fenomena perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air misalnya seperti danau, sungai, lautan dan air tanah yang terjadi akibat aktivitas manusia, baik secara langsung atau tidak langsung.

Definisi pencemaran air yang lain adalah menurunnya kualitas air akibat masuknya makhluk hidup, zat, energi ke dalam air yang disebabkan aktifitas manusia. Penurunan kualitas air tersebut dapat disebabkan secara sengaja atau tidak sengaja oleh aktifitas manusia.

Penyebab pencemaran air memang diakibatkan oleh kegiatan manusia, utamanya adalah sampah dan limbah yang dibuang sembarangan. Dampak pencemaran air pun berbahaya bagi organisme air dan juga bagi manusia, karena bisa mengakibatkan banjir dan menjadi sarang penyakit.

Penyebab Pencemaran Air

Apa saja penyebab pencemaran air? Pencemaran air disebabkan oleh berbagai jenis sampah dan limbah. Berikut adalah jenis-jenis penyebab pencemaran air beserta penjelasannya.

1. Limbah Rumah Tangga

Dari hal yang kecil, limbah rumah tangga juga bisa menyebabkan polusi air. Limbah rumah tangga ini bisa berupa air sabun, sampah rumah tangga dan sebagainya yang terkesan sepele, tapi memiliki dampak kerusakan yang cukup besar pada air.

2. Limbah Industri

Limbah pabrik atau industri juga menjadi salah satu faktor penyebab pencemaran air yang paling besar. Biasanya limbah industri ini langsung dibuang ke perairan tanpa diolah terlebih dahulu, sehingga dapat menyebabkan air menjadi tercemar.

3. Sektor Pertanian

Kegiatan pertanian juga dapat menghasilkan limbah yang mencemari air. Limbah pertanian ini berasal dari pupuk kimia dan pestisida yang digunakan untuk memelihara tanaman. Hal ini juga mencemari air yang terkandung di dalam tanah.

4. Penggunaan Bahan Peledak Untuk Menangkap Ikan

Faktor penyebab pencemaran air berikutnya adalah penggunaan bahan peledak untuk menangkap air. Cara ini memang dilarang, tapi masih sering dipraktekkan, sehingga dapat menyebabkan pencemaran air serta dapat merusak ekosistem air.

5. Detergen

Detergen juga menjadi penyebab pencemaran air. Penggunaan detergen dan pembuangan limbah detergen langsung ke dalam air akan menyebabkan pencemaran air. Maslaah yang timbul selain air yang tercemar adalah dapat mematikan ikan-ikan dan organisme air lainnya.

6. Peternakan dan Perikanan

Sektor peternakan dan perikanan juga mampu menyumbang limbah untuk pencemaran air. Limbah peternakan dan perikanan yang dihasilkan berupa kotoran ternak dan sisa makanan ternak yang tentu juga dapat mencemarkan air jika tidak diolah terlebih dahulu.

7. Sampah

Sampah juga menjadi penyebab terjadinya pencemaran air. Seringkali orang-orang membuang sampah sembarang ke sungai dan laut. Hal ini tentu membuat air tercemar, menjadi bau dan berubah warna menjadi kotor. Sampah juga bisa berupa sampah organik atau sampah anorganik.

8. Penggundulan Hutan

Penyebab polusi air berikutnya adalah penggundulan dan perusakan hutan. Hal ini disebabkan pembuangan kayu, ranting-ranting dan dedaunan yang akan menyebabkan sumber air menjadi tercemar. Untuk itu hutan harus terus dilestarikan keberadaannya.

9. Sektor Pertambangan

Limbah pertambangan juga dapat mencemari air. Salah satu contohnya adalah batubara yang mengandung merkuri yang dikenal dapat mencemari air. Untuk itu tiap area pertambangan harus diperhatikan agar limbahnya bisa diolah terlebih dahulu.

10. Tumpahan Minyak di Laut

Faktor insidentil seperti tumpahnya minyak di laut juga bisa mencemari air. Kebanyakan kilang minyak ada di tengah laut. Saat minyak tersebut bocor dan tumpah, maka resikonya akan terjadi pencemaran air laut di sekitar area kilang minyak tersebut.

Dampak Pencemaran Air

Ada beberapa dampak dan akibat pencemaran air yang bisa merugikan. Dampak negatif pencemaran air ini berbahaya bagi manusia, makhluk hidup dan juga lingkungan sekitar.

Banjir

Dampak pencemaran air dapat menyebabkan terjadinya bencana banjir. Penumpukan sampah di sungai dan perairan tentu membuat air tersumbat. Efeknya akan terjadi banjir yang tentu merugikan masyarakat.

Tanah Longsor

Selain banjir, bencana lain yang juga bisa melanda akibat adanya pencemaran air adalah tanah longsor. Tentu bencana tanah longsor sangat merugikan masyarakat karena bisa menyebabkan kerugian materi dan bahkan korban jiwa.

Menjadi Sarang Penyakit

Dampak penyebab pencemaran air yang cukup merugikan adalah timbulnya sarang penyakit di lingkungan air. Perairan yang kotor dan tercemar tentu menjadi sumber wabah penyakit bagi manusia, sebut saja seperti kolera, hepatitis dan sebagainya.

Kematian Biota Air

Pencemaran air juga berdampak pada matinya biota air, seperti ikan dan spesies lain. Sungai dan air yang kotor tentu tidak mampu menunjang kehidupan, sehingga banyak ikan, kepiting, udang atau spesies air lain yang sakit dan mati.

Merusak Ekosistem Air

Efek pencemaran air juga berdampak pada terganggunya ekosistem air. Kualitas air yang menurun membuat hewan air menjadi kesulitan bertahan hidup. Akibatnya rantai makanan di air juga menjadai terganggu dan akan merusak ekosistem air secara keseluruhan.

Terganggunya Keseimbangan Lingkungan

Keseimbangan lingkungan dapat terganggu saat terjadi perubahan interaksi dalam suatu ekosistem. Tidak hanya bagi organisme air, tapi juga organisme lain secara keseluruhan termasuk manusia. Hal ini juga menjadi salah satu dampak negatif pencemaran air.

Merugikan Nelayan

Pencemaran air tentu akan merugikan nelayan. Profesi nelayan adalah mencari tangkapan ikan. Apabila air tercemar, maka ikan-ikan akan mati. Hal ini membuat nelayan tidak mendapat tangkapan yang akan dijual sehingga nelayan jadi merugi.

Erosi

Erosi adalah peristiwa pengikisan padatan akibat transportasi angin, air atau es, karakteristik hujan dan material lain. Adanya pencemaran air juga bisa menyebabkan terjadinya erosi.

Perubahan Tingkat Keasaman (pH)

Tingkat keasaman (pH) optimal untuk kehidupan organisme antara 6,5-7,5. Limbah industri, rumah tangga, dan pertanian di perairan akan memengaruhi konsentrasi ion-ion hidrogen sehingga pH air akan berubah, bisa di atas 7,5 atau di bawah 6,5. Hal ini akan mengganggu kehidupan organisme akuatik.

Sumber Air Bersih Berkurang

Pencemaran air tentu secara langsung akan mengurangi sumber air bersih. Berbagai sumber mata air seperti sungai, danau atau mata air pegunungan, jika sudah tercemar tentu sudah tidak aman untuk dikonsumsi dan digunakan untuk kebutuhan manusia.

Timbulnya Endapan, Koloid dan Bahan Terlarut

Endapan, koloid dan bahan terlarut berasal dari bahan-bahan buangan industri, obat-obatan, dan pupuk pertanian. Bahan tersebut dapat menghalangi cahaya matahari ke perairan sehingga proses fotosintesis tumbuhan air terganggu. Hal ini tentu juga akan menganggu proses tumbuh kembang tumbuhan air.

Contoh Pencemaran Air

Apa saja contoh pencemaran air? Berikut adalah beberapa contoh pencemaran airdi sekitar kita berupa zat-zat yang biasa menjadi sumber terjadinya pencemaran air.

  • Agen infeksius, misalnya seperti bakteri, virus, parasit.
  • Zat kimia organik, misalnya seperti pestisida, plastik, minyak, bensin, deterjen.
  • Pencemar anorganik, misalnya seperti asam, basa, logam.
  • Zat radioaktif, misalnya seperti thorium, uranium, radon, iodine, cesium.
  • Sedimen, misalnya seperti tanah, lumpur, kerikil.
  • Nutrisi atau unsur hara, misalnya seperti nitrat, fosfat, amonium.
  • Zat-zat pengikat oksigen, misalnya seperti pupuk kandang, residu tumbuhan.

Cara Mengatasi Pencemaran Air

Terdapat beberapa cara menanggulangi pencemaran air. Cara penanggulangan ini bisa dibedakan pada pencegahan atau mengatasi setelah sudah terjadi pencemaran air tersebut. Berikut adalah beberapa cara-cara mengatasi pencemaran air.

  • Membuang sampah pada tempatnya, merupakan solusi pencemaran air yang bersifat pencegahan yang paling mudah dan paling mendasar.
  • Melakukan pemisahan antara sampah organik dan sampah anorganik serta jenis-jenis sampah lain sehingga dapat mengurangi pencemaran air.
  • Melakukan pengolahan limbah industri, pertanian, peternakan dan perikanan agar aman dan tidak berbahaya sebelum dibuang.
  • Menggunakan air seperlunya dengan bijaksana, gerakan hemat air dengan tidak membuang-buang air bersih pada kegiatan yang tidak perlu.
  • Menempatkan industri pabrik di daerah yang jauh dari pemukiman penduduk agar limbah pabrik tidak mencemari air dekat pemukiman penduduk.
  • Mengawasi penggunaan pestisida dan zat kimia berbahaya lain yang digunakan oleh perusahaan, industri atau perseorangan juga.
  • Mencegah terjadinya penggundulan hutan dan melakukan program reboisasi agar bisa menjaga keseimbangan air berkat adanya pohon yang membantu mengikat air di dalam tanah.
  • Mengurangi penggunaan detergen di lingkungan rumah tangga dan menggantinya dengan bahan yang lebih ramah lingkungan.
  • Mengoptimalkan pelaksanaan rehabilitasi lahan kritis yang bertujuan untuk meningkatkan konservasi air bawah tanah
  • Tidak menggunakan aliran sungai sebagai tempat MCK (mandi, cuci, kakus) juga untuk tempat memandikan hewan ternak.

Nah itulah referensi mengenai pencemaran air, dari mulai definisi pencemaran air, penyebab pencemaran air, dampak pencemaran air, zat polutan air serta cara mengatasi pencemaran air, dibahas dengan penjelasan yang detail dan lengkap.

Tinggalkan komentar