9+ Unsur-Unsur Proposal Beserta Struktur, Ciri-Ciri dan Penjelasannya

9+ Unsur-Unsur Proposal Beserta Struktur, Ciri-Ciri dan Penjelasannya

Unsur-unsur proposal – Pembuatan proposal menjadi penting dengan tujuan memberi informasi mengenai kegiatan, usaha, atau penelitian yang akan dilakukan. Tujuannya adalah untuk mendapat dukungan atau persetujuan dari pihak terkait. Dalam penulisan proposal pun ada struktur dan unsur-unsur proposal yang harus diperhatikan.

Bisa didefinisikan bahwa pengertian proposal secara umum adalah sebuah rencana yang dituangkan dalam bentuk rancangan kegiatan dalam bentuk tulisan dan dijelaskan secara sistematis dan terperinci. Proposal umumnya dijadikan pedoman kerja atau acuan dalam pelaksanaan kegiatan yang direncanakan.

Proposal sangat penting untuk menyampaikan rencana kegiatan atau penelitian terhadap pihak-pihak terkait. Fungsi dan tujuan proposal lainnya adalah mendapatkan dukungan, mendapatkan izin, memperoleh dana dan sponsor, dan sebagainya. Untuk itu penulisan proposal tidak boleh dikerjakan secara asal-asalan.

Terdapat beberapa jenis-jenis proposal seperti proposal kegiatan, proposal penelitian, proposal bisnis, proposal proyek, dan sebagainya. Tiap jenis proposal tentu memiliki fungsi yang berbeda-beda, tergantung dari isi dan kepada siapa proposal tersebut dibuat dan ditujukan.

Penulisan sebuah proposal juga tidak boleh sembarangan karena ada struktur proposal yang harus diikuti agar dapat diterima dengan baik dan benar. Selain itu juga ada unsur-unsur proposal yang harus ada dan terkandung di dalam laporan proposal yang akan ditulis.

unsur-unsur proposal

Unsur-Unsur Proposal

Berikut ini akan dibahas mengenai apa saja unsur-unsur yang ada pada proposal beserta pengertian dan penjelasannya lengkap.

1. Latar Belakang

Unsur proposal yang pertama adalah latar belakang atau disebut juga sebagai pendahuluan. Pada unsur ini berisikan mengenai latar belakang masalah yang merupakan dasar diadakannya suatu kegiatan atau penelitian yang ada di dalam proposal.

Dalam bagian ini, penulis harus mampu meyakinkan pembaca bahwa masalah yang dibahas penting sehingga proposal tersebut layak dibuat, entah itu proposal kegiatan, usaha, atau penelitian. Penulisan latar belakang dilakukan secara singkat dan langsung ke akar masalahnya.

2. Rumusan Masalah

Selanjutnya ada unsur rumusan masalah. Masalah yang dimaksud disini merupakan ungkapan yang haruslah berkaitan dengan objek kegiatan atau penelitian yang dibahas dalam proposal, sesuai dengan dasar pemikiran pada latar belakang.

Pembuat proposal merumuskan satu per satu rumusan masalah yang ingin dicarikan solusinya, sesuai dengan pembahasan latar belakang yang sudah dijelaskan pada unsur sebelumnya. Umumnya rumusan masalah mencakup unsur 5W dan 1H (what, who, when, where, why, how).

3. Tujuan

Unsur proposal berikutnya adalah tujuan proposal. Tujuan berisi ungkapan maksud dari diadakannya kegiatan atau suatu acara. Pada unsur ini, penulis menjelaskan apa saja tujuan yang ingin dicapai dengan dilaksanakannya kegiatan atau penelitian.

Tentu penulisan tujuan harus memberikan kegunaan dan manfaat bagi sasaran yang dituju, yang juga dijelaskan dalam proposal. Umumnya tujuan menjawab mengenai permasalahan yang sudah dirumuskan pada unsur rumusan masalah.

4. Sasaran

Selanjutnya ada unsur sasaran, yang merupakan penjelasan mengenai kepada siapa kegiatan atau acara tersebut akan dilaksanakan. Penjelasan mengenai sasaran kegiatan membuat proposal lebih meyakinkan karena telah memiliki segmentasi sendiri.

Sasaran menjabarkan mengenai kepada siapa kegiatan atau penelitian tersebut dilakukan atau siapa yang akan menerima dampak langsung dari kegiatan atau hasil penelitian tersebut, sehingga nanti bentuk promosi bisa difokuskan pada kelompok yang jadi sasaran ini.

5. Teknik Pelaksanaan

Unsur proposal lainnya adalah pelaksanaan atau teknik pelaksanaan. Pada unsur ini, dibahas mengenai cara menyelesaikan permasalahan yang akan diajukan di dalam proposal. Hal ini berkaitan dengan metode penelitian atau teknis kegiatan.

Bagian ini harus ditulis secara rinci, detail, dan sistematis sehingga bisa memudahkan pembaca dalam memahaminya. Teknik pelaksanaan harus bisa meyakinkan pembaca bahwa kegiatan atau penelitian yang dilakukan akan berjalan dengan baik dan lancar.

6. Jadwal Pelaksanaan

Selanjutnya ada unsur jadwal pelaksanaan. Jadwal dibuat berdasarkan waktu, jenis dan orang yang menangani kegiatan. Bagian ini berisikan mengenai urutan kegiatan atau penelitian yang akan dilakukan, yang disusun secara kronologis.

Penulisan jadwal pelaksanaan harus dilakukan secara rinci agar pembaca menjadi lebih yakin. Dengan melihat unsur jadwal ini, maka akan muncul gambaran umum mengenai kegiatan atau penelitian dalam proposal dari awal sampai akhir nanti.

7. Anggaran

Tak ketinggalan juga unsur anggaran. Unsur ini menjelaskan mengenai biaya yang diperlukan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di dalam proposal. Anggaran yang dibutuhkan harus ditulis secara rinci dan detail dari awal sampai akhir.

Unsur ini pun sangat penting karena biasanya proposal disusun untuk mendapat dukungan dana dari sponsor. Jika anggaran disusun dengan baik dan tepat, maka pihak sponsor tidak akan ragu untuk menggelontorkan dana untuk kegiatan ataau penelitian tersebut.

8. Susunan Kepanitiaan

Unsur proposal berikutnya adalah susunan kepanitiaan. Sesuai namanya, unsur ini berisikan mengenai daftar orang-orang yang terlibat secara langsung dalam kegiatan atau penelitian yang akan diajukan di dalam proposal tersebut.

Penyusunan nama-nama panitia ditulis dengan lengkap dan detail, beserta jabatan serta tugas dan tanggung jawab tiap-tiap orang yang terlibat. Penulisan susunan kepanitiaan pun menegaskan bahwa kegiatan atau penelitian dilakukan secara profesional.

9. Penutup

Unsur proposal yang terakhir adalah bgian penutup. Bagian penutup berisikan kesimpulan, rangkuman, dan harapan terhadap apa yang disampaikan di dalam proposal. Selain itu penutup juga memuat kalimat untuk meyakinkan pihak-pihak yang dituju.

Bagian penutup juga berisikan tempat, tanggal penyusunan proposal, dan tanda tangan serta nama penanggung jawab proposal. Penutup ditulis secara singkat dan ringkas, namun tetap memuat kesimpulan dan harapan dari penulis.

Nah itulah referensi 9 unsur-unsur proposal beserta pengertian, karakteristik, dan penjelasannya lengkap. Unsur-unsur tersebut harus diperhatikan sebelum melakukan penyusunan proposal agar proposal yang kita buat dapat diterima dengan baik dan benar.

Tinggalkan komentar