nilai-nilai pancasila

28+ Nilai-Nilai Pancasila Sila ke 1, 2, 3, 4, 5 dalam Kehidupan Sehari-Hari

Nilai-nilai Pancasila – Pancasila merupakan dasar negara Indonesia. Terdapat 5 sila Pancasila, tiap silanya mengandung nilai-nilai tertentu. Tentu sebagai warga negara Indonesia, kita hendaknya mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dalam kehidupan sehari-hari pada sila ke 1, 2, 3, 4, dan 5.

Berdasarkan sejarah Pancasila dirumuskan pertama kali pada 1 Juni 1945 oleh Soekarno. Istilah Pancasila terdiri dari dua kata yang berasal dari bahasa Sanskerta, yakni ‘panca’ yang berarti lima dan ‘sila’ yang berarti prinsip, dasar atau asas. Jadi secara harfiah, arti Pancasila adalah lima dasar atau lima prinsip.

Adapun pengertian Pancasila secara umum adalah dasar falsafah dan ideologi negara yang diharapkan menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan dan kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia.

Tentu perumusan Pancasila dilakukan untuk mencakup segala aspek bangsa dan negara sebagai identitas Indonesia. Berbagai nilai-nilai seperti nilai Ketuhanan, kemanusiaan, persatuaan hingga keadilan juga dimasukkan dalam tiap-tiap sila Pancasila. Diharapkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila diamalkan oleh warga dalam kehidupan sehari-hari.

(baca juga fungsi Pancasila)

nilai-nilai pancasila

Nilai-Nilai yang Terkandung dalam Pancasila

Berikut ini akan dibahas mengenai nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dari sila ke 1, 2, 3, 4, dan 5 yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Nilai-Nilai Pancasila Sila ke-1

Bunyi sila pertama Pancasila adalah ‘Ketuhanan Yang Maha Esa’.

Pada sila pertama mengandung nilai Ketuhanan dan religius. Bangsa Indonesia memberikan kebebasan pada rakyat untuk menganut, menjalankan, dan mengamalkan ibadah berdasarkan agama masing-masing individu.

Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sila ke-1 antara lain adalah:

  • Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa sesuai agama dan keyakinan masing-masing.
  • Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, yakni menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.
  • Saling menghormati dan toleransi antar umat beragama.
  • Kebebasan untuk menjalankan ibadah dan ritual keagamaan sesuai ajaran agama masing-masing.
  • Menyanyangi sesama manusia, hewan, tumbuhan, dan segala hal yang ada di lingkungan dan alam sebagai bentuk kasih terhadp ciptaan Tuhan.

Nilai-Nilai Pancasila Sila ke-2

Bunyi sila kedua Pancasila adalah ‘Kemanusiaan yang adil dan beradab’.

Pada sila kedua mengandung nilai moral dan kemanusiaan. Sila ini dilandasi bahwa setiap manusia memiliki derajat, martabat, hak, dan kewajiban yang sama. Sebagai makhluk sosial, tentu nilai kemanusiaan antar sesama harus dijunjung tinggi.

Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sila ke-2 antara lain adalah:

  • Mengakui bahwa manusia memiliki harkat dan martabat yang sama yang harus dihormati.
  • Menjunjung tinggi hak asasi manusia (HAM) yang dimiliki tiap manusia sejak lahir.
  • Manusia merupakan makhluk sosial yang saling berinteraksi satu sama lain.
  • Berlaku adil terhadap sesama manusia dan lingkungan.
  • Saling menghormati, menghargai, dan menebarkan kebaikan antar manusia dalam lingkungan masyarakat.
  • Mewujudkan lingkungan yang saling bersolidaritas dan bertenggang rasa yang tinggi.
  • Menegakkan norma dan nilai-nilai kemanusiaan.

Nilai-Nilai Pancasila Sila ke-3

Bunyi sila ketiga Pancasila adalah ‘Persatuan Indonesia’.

Pada sila ketiga mengandung nilai persatuan dan kesatuan. Sila ketiga mengandung makna wujud tekad kuat dan utuh yang berasal dari berbagai aspek kehidupan yang memiliki satu tujuan dan tergabung menjadi satu yakni Indonesia.

Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sila ke-3 antara lain adalah:

  • Memiliki rasa cinta tanah air dan rela berkorban demi bangsa dan negara.
  • Mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan individu atau kelompok tertentu.
  • Menegakkan persatuan dan kesatuan bangsa dari lingkup terkecil.
  • Menghormati adanya keanekaragaman suku, budaya, etnis yang begitu banyak ragamnya di Indonesia.
  • Melakukan aksi bela negara sesuai keprofesian masing-masing.

Nilai-Nilai Pancasila Sila ke-4

Bunyi sila keempat Pancasila adalah ‘Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan’.

Pada sila keempat mengandung nilai kekeluargaan dan kebersamaan. Sila ini menegaskan bahwa segala proses pengambilan keputusan harus didasarkan pada asas musyawarah sehingga dapat menciptakan kesepakatan bersama, sesuai dengan sistem demokrasi yang digunakan.

Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sila ke-4 antara lain adalah:

  • Warga Indonesia memiliki kedudukan yang sama yang dijamin undang-undang.
  • Tiap warga memiliki hak dan kewajiban yang sama dan harus ditegakkan.
  • Mengutamakan asas kekeluargaan dengan cara musyawarah untuk mengambil keputusan.
  • Mengutamakan kepentingan bangsa dibanding kepentingan pribadi atau golongan tertentu.
  • Menegaskan bahwa kedaulatan tertinggi negara ada di tangan rakyat.
  • Menumbuhkan kesadaran terkait partisipasi rakyat terkait segala hal pengambilan keputusan.

Nilai-Nilai Pancasila Sila ke-5

Bunyi sila kelima Pancasila adalah ‘Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia’.

Sila kelima mengandung nilai keadilan dan persamaan. Pada sila ini mengandung makna bahwa kehidupan berbangsa dan bernegara harus tercipta keseimbangan yang sesuai antara hak dengan kewajiban serta saling menghormati hak-hak orang lain dengan adil.

Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sila ke-5 antara lain adalah:

  • Semua manusia memiliki kedudukan dan derajat yang sama di mata hukum.
  • Tiap warga harus diperlakukan adil tanpa melihat pangkat dan derajatnya.
  • Bersikap adil dan bijaksana pada setiap tindakan.
  • Mewujudkan pembangunan nasional yang adil dan merata di semua wilayah.
  • Menghormati dan melindungi hak-hak orang lain

Nah itulah referensi nilai-nilai Pancasila yang terkandung dalam sila ke 1, 2, 3, 4, dan 5. Nilai-nilai Pancasila tersebut harus diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.

Tinggalkan komentar