6+ Ciri-Ciri Ikan Beserta Klasifikasi, Habitat, dan Karakteristiknya

6+ Ciri-Ciri Ikan Beserta Klasifikasi, Habitat, dan Karakteristiknya

Ciri-ciri ikan – Ikan merupakan salah satu jenis hewan yang habitatnya di air. Ikan termasuk dalam anggota vertebrata atau hewan bertulang belakang, serta termasuk kategori poikilotermik atau hewan berdarah dingin. Selain itu juga terdapat ciri-ciri dan karakteristik ikan lain dilihat dari habitat, sistem pernapasan, struktur tubuh, dan sebagainya.

Ada banyak spesies ikan di dunia, tercatat lebih dari 27.000 spesies ikan yang sudah diketahui. Terdapat banyak jenis-jenis ikan yang banyak dikenal dan diketahui orang-orang. Nama-nama ikan yang terkenal misalnya ikan hiu, pari, ikan mas, gurame, bandeng, tongkol, gabus, ikan badut, belut, lele, ikan koi, dan sebagainya.

Bagi manusia, ikan memiliki banyak manfaat untuk dikonsumsi sebagai makanan atau diolah menjadi produk lain. Memancing ikan juga menjadi sumber matapencaharian bagi nelayan dan penduduk di pesisir, untuk kemudian dijual dan dikonsumsi.

Tentu kita sudah tidak asing dengan ikan, namun tahukah kamu apa saja ciri-ciri ikan? Apa saja karakteristik ikan yang membedakan ikan dengan jenis hewan lain seperti mamalia atau reptil? Penjelasan ciri-ciri ikan bisa dilihat dari segi struktur tubuh, alat pernapasan atau habitat tempat tinggal ikan itu sendiri.

(baca juga tingkat keanekaragaman hayati)

ciri-ciri ikan

Ciri-Ciri Ikan

Di bawah ini akan dijelaskan apa saja ciri-ciri dan karakteristik ikan meliputi sistem pernapasan, sistem perkembangbiakkan, klasifikasi ikan dan habitat ikan secara umum.

Bernafas dengan Insang

Ciri ikan yang utama adalah ikan bernafas dengan insang. Insang merupakan alat pernapasan ikan dan beberapa organisme air lainnya. Fungsi insang penting untuk mengekstrak oksigen yang larut dalam air dan mengeluarkan karbondioksida.

Tiap lembaran insang pada ikan terdiri dari sepasang filamen yang banyak mengandung lamela atau dikenal juga sebagai lapisan tipis. Pada filamen juga terdapat pembuluh darah yang mengandung kapiler sehingga memungkinkan terjadinya pertukaran gas antara gas oksigen dan gas karbondioksida.

Kondisi Morfologi

Kondosi morfologi atau struktur tubuh ikan secara umum terdiri dari kepala, badan, dan ekor. Pada umumnya, ikan diselimuti oleh tubuh yang bersisik dan berlendir. Ikan memiliki sirip yang digunakan untuk bisa berenang dalam air.

Sistem pencernaan ikan tersusun dari mulut, kerongkongan, lambung, usus, hingga anus. Alat ekskresi ikan berupa ginjal dеngаn tipe pronefron atau mesonefron. Ikan juga memiliki alat indera seperti mata, telinga, indra penciuman, dan gurat sisi untuk mengetahui perubahan tekanan air.

Termasuk Hewan Berdarah Dingin

Berbeda dengan kebanyakan hewan di darat yang berdarah panas, ikan termasuk dalam spesies berdarah dingin. Ikan bersifat poikiloterm atau berdarah dingin, yang berarti suhu tubuh ikan dipengaruhi oleh suhu lingkungan sekitarnya.

Suhu tubuh bagian dalam ikan lebih tinggi dibandingkan dengan suhu tubuh luar. Hal ini menjelaskan kenapa ikan dan spesies berdarah dingin lainnya mampu hidup lebih lama di daerah bergaris lintang besar daripada bergaris lintang kecil.

Sistem Perkembangbiakan

Secara umum, ikan berkembang biak dengan cara bertelur atau termasuk kategori ovipar. Ovipar adalah salah satu cara berkembang bikan hewan dengan cara bertelur, yang pada umumnya mempunyai ciri-ciri telurnya dierami sampai menetas. Biasanya induk ikan menjaga telurnya di bawah akar eceng gondok atau di tepi sungai yang agak dangkal.

Meski begitu juga ada ikan yang berkembang biak dengan cara vivipar dan ovovipar, contohnya seperri ikan pari. Alat kelamin ikan terpisah atas hermafrodit. Fertilisasi terjadi secara eksternal atau di luar tubuh, serta juga secara internal atau di dalam tubuh.

Habitat Ikan

Habitat ikan dapat ditemukan di semua genangan air, baik yang berskala kecil maupun skala besar. Hal ini juga beragam dari berbagai jenis air baik air tawar, air payau, atau air asin dengan kedalaman air yang juga bervariasi dan bermacam-macam.

Ikan bisa ditemukan di samudera, laut, sungai, danau, waduk, kolam, hingga akuarium sekalipun. Beberapa jenis ikan hias memang dipelihara dan dibudidayakan oleh manusia di kolam atau akuarium tertentu. Memancing ikan juga menjadi profesi dan matapencaharian bagi nelayan.

Klasifikasi Ikan

Secara umum klasifikasi ikan dibagi menjadi 3 jenis yaitu agnatha atau ikan tanpa rahang, chondrichthyes atau ikan bertulang rawan, serta osteichthyes atau ikan bertulang keras.

Contoh ikan agnatha misalnya belut laut dan lamprey sungai. Contoh ikan chondrichthyes antara lain ikan hiu dan ikan pari. Adapun contoh ikan osteichthyes yaitu ikan mas koki dan ikan terbang.

Nah itulah referensi ciri-ciri ikan beserta habitat dan klasifikasi ikan selengkapnya. Ada banyak karakteristik ikan yang membedakan ikan dengan spesies hewan lain yang membuat ikan sebagai makhluk hidup yang sangat unik.

Tinggalkan komentar