13+ Akibat Rotasi Bumi Terhadap Kehidupan Manusia di Bumi

13+ Akibat Rotasi Bumi Terhadap Kehidupan Manusia di Bumi

Akibat rotasi Bumi – Bumi berputar pada porosnya dari barat ke timur. Proses ini disebut rotasi Bumi. Tiap planet melakukan proses rotasi berputar pada sumbunya. Waktu yang dibutuhkan Bumi untuk melakukan rotasi adalah 24 jam yang menjadi satuan hari. Terdapat akibat dan dampak rotasi Bumi yang bisa kita rasakan.

Pengertian rotasi Bumi adalah perputaran Bumi pada porosnya. Lama proses peredaran bumi mengelilingi sumbunya ini disebut dengan kala rotasi, yaitu selama 23 jam 56 menit 4 detik. Kala rotasi dikenal dengan satu hari, sama dengan 24 jam. Arah perputaran Bumi dari barat ke arah timur.

Gerakan rotasi Bumi ini nyaris tidak dirasakan manusia, meski sebenarnya Bumi terus berputar tiap saat. Rotasi Bumi juga memiliki akibat dan dampak yang ditimbulkan pada kehidupan manusia di planet Bumi. Salah satunya adalah terjadinya siang dan malam.

Dampak lain adalah adanya perbedaan zona waktu, dimana jam 7 di Jakarta di saat yang sama sudah jam 9 di kota Jayapura. Hal ini dikarenakan zona waktu yang berbeda tiap wilayahnya.

(baca juga akibat revolusi Bumi)

akibat rotasi bumi

Akibat Rotasi Bumi

Ada beberapa akibat yang ditimbulkan dari proses rotasi Bumi ini. Berikut adalah beberapa dampak rotasi Bumi beserta penjelasan lengkapnya.

1. Terjadi Pergantian Siang dan Malam

Salah satu dampak rotasi Bumi yang paling banyak diketahui adalah adanya siang dan malam. Setiap hari terjadi pergantian siang dan lama dan hal ini sebenarnya merupakan dampak dari adanya rotasi Bumi tersebut.

Akibat perputaran Bumi pada porosnya, bagian Bumi yang menghadap matahari akan terjadi waktu siang hari. Sebaliknya, bagian Bumi yang membelakangi matahari akan mengalami waktu malam hari.

Adapun lama waktu siang dan malam bisa berbeda-beda di berbagai negara, tergantung letaknya di belahan bumi bagian mana.

2. Adanya Gerak Semu Harian Matahari

Dampak rotasi Bumi berikutnya adalah terjadinya gerak semu harian matahari. Hal ini berbeda dengan gerak semu tahunan matahari yang diakibatkan oleh proses revolusi Bumi. Adanya gerak semu matahari membuat matahari seolah-olah bergerak mengelilingi Bumi dengan terbit dan terbenam.

Padahal faktanya Bumi lah yang mengelilingi matahari. Adanya rotasi Bumi dari arah barat ke arah timur membuat fenomena gerak semu harian matahari ini bisa diamati tiap harinya.

3. Pembagian Zona Waktu

Adanya perbedaan waktu di berbagai belahan Bumi juga diakibatkan oleh rotasi Bumi. Terdapat 24 zona waktu yang ada di bumi dari barat sampai timur. Pusat waktu berada di kota Greenwich, Inggris yang terletak pada bujur 0⁰. Setiap selisih bujur 15⁰ akan mengalami perbedaan waktu dengan selisih satu jam.

Bagian bumi di sebelah timur Greenwich akan mengalami waktu yang lebih cepat dari Greenwich. Sebaliknya, bagian bumi di sebelah barat Greenwich akan mengalami zona waktu yang lebih lambat.

Misalnya saja di Indonesia, dibagi menjadi tiga zona waktu yakni wilayah Indonesia bagian barat (WIB), wilayah Indonesia bagian tengah (WITA) serta wilayah Indonesia bagian timur (WIT).

4. Perbedaan Percepatan Gravitasi Bumi

Dampak rotasi Bumi berikutnya adalah adanya perbedaan percepatan gravitasi Bumi. Rotasi bumi mengakibatkan gerakan yang arahnya menjauhi pusat. Akibatnya bentuk Bumi menjadi tidak bulat sempurna, tetapi agak mengembang di bagian tengahnya dan pepat di bagian kutubnya.

Hal tersebut kemudian menghasilkan perbedaan percepatan gravitasi Bumi. Dampaknya, percepatan gravitasi di daerah khatulistiwa lebih kecil dibandingkan percepatan gravitasi Bumi di daerah kutub.

5. Pembelokan Arah Arus Laut

Akibat rotasi Bumi juga termasuk adanya pembelokan arah arus laut. Angin yang ada di atas permukaan air laut mengakibatkan adanya gelombang dan arus laut. Hasilnya terjadi pembelokan arah arus laut yang disebut sebagai efek Coriolis.

Pada belahan bumi bagian selatan arah arus laut berbelok searah perputara jarum jam. Sebaliknya, pada belahan bumi bagian utara, arah arus laut berbelok berlawanan dengan arah jarum jam.

6. Perubahan Arah Angin

Perubahan arah angin juga menjadi dampak terjadinya rotasi Bumi. Angin bergerak menuju daerah dengan tekanan minimum. Hal ini menyebabkan perubahan arah angin sebagai efek dari gaya Coriolis pada angin.

Pada belahan bumi bagian utara angin akan berbelok ke kanan. Sebaliknya, pada belahan bumi bagian selatan angin akan berbelok ke kiri. Efek dari gaya Coriolis ini ditimbulkan sebagai dampak dari rotasi Bumi dan gerakan benda relatif terhadap permukaan Bumi.

7. Perbedaan Ketebalan Atmosfer

Akibat adanya rotasi Bumi juga berpengaruh pada terjadinya perbedaan ketebalan atmosfer. Seperti diketahui jika lapisan atmosfer terdiri dari troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer, ionosfer dan eksosfer. Terdapat perbedaan ketebalan di tiap-tiap lapisan atmosfer tersebut.

Perbedaan ketebalan atmosfer tersebut ternyata disebabkan oleh adanya rotasi Bumi. Hal ini juga menjadi akibat perbedaan kondisi cuaca antara zona kutub dan khatulistiwa sehingga membuat adanya perbedaan jarak ketebalan atmosfer di daerah kutub dan khatulistiwa.

8. Bentuk Bumi Menjadi Spheroid

Bentuk bumi tidaklah bulat sempurna seperti bola, melainkan seperti spheroid. Ternyata ini adalah salah satu akibat rotasi Bumi. Bentuk bumi adalah spheroid yaitu mengembang pada bagian tengahnya dan pepat pada bagian kutubnya.

Bentuk Bumi secara kasar berupa bola yang sedikit pepat di arah sumbunya yang diakibatkan karena rotasi bumi dan revolusi bumi juga. Dalam kartografi, Bumi sering dianggap sebagai sferoid pepat, bukan berbentuk bola bulat sempurna.

9. Satelit Buatan Dapat Berfungsi

Adanya rotasi Bumi juga membuat satelit buatan dapat berfungsi. Satelit buatan dibuat dengan tujuan memudahkan komunikasi dan akses informasi bagi manusia. Ada banyak satelit buatan yang telah dibuat oleh manusia dengan fungsi dan tujuan masing-masing.

Saat bumi berputar atau berotasi, maka daerah yang dijangkau satelit buatan tersebut bisa berganti-ganti. Hasilnya satelit dapat menyampaikan informasi pada berbagai daerah. Semakin dekat ke bumi, maka makin besar kecepatan orbital yang diperlukan satelit tersebut.

10. Terjadi Efek Foucault atau Perubahan Arah Bandul

Rotasi Bumi menyebabkan terjadinya perubahan arah bandul atau yang dikenal sebagai efek faucault. Bandul merupakan alat yang berguna untuk menunjukkan arah rotasi Bumi. Dari eksperimen yang dilakukan oleh Leon Foucault membuktikan bahwa bumi berotasi.

Ia membuat eksperimen dengan mengayunkan bandul yang kemudian bergerak dan membuat putaran dengan arah yang sama dengan arah gerak jarum jam. Hal tersebut menandakan bahwa bumi yang terletak di bawah bandul berputar dengan arah yang berlawanan dengan arah jarum jam.

11. Efek Jetlag Saat Naik Pesawat

Pernahkah kamu naik pesawat? Pernahkah kamu mengalami efek jetlag setelah naik pesawat? Efek jet lag merupakan suatu kondisi psikologis akibat perubahan ritme circadian yang diakibatkan karena perjalanan melewati meridian dan panjangnya hari yang berubah.

Misalnya ketika orang melakukan perjalanan dari Amerika ke Indonesia dengan selisih waktu yang signifikan, tentu akan membuat orang tersebut akan mengalami efek jet lag. Secara tidak langsung keadaan ini juga diakibatkan oleh adanya rotasi Bumi.

12. Terjadinya Gaya Coriolis

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya jika gaya coriolis juga terjadi akibat pengaruh rotasi Bumi. Pengertian gaya coriolis adalah gaya semu yang muncul akibat pengaruh gerakan rotasi bumi dan gerakan udara nisbi terhadap permukaan bumi.

Adanya gaya coriolis berdampak pada beberapa fenomena, seperti pembelokan arah angin atau arus laut.Angin menjadi tidak searah dengan gaya gradien tekanan dan tidak tegak lurus isobar. Gaya ini juga mengakibatkan adanya aliran gyre yang searah jarum jam pada belahan bumi utara dan berlawanan dengan arah jarum jam di belahan bumi selatan.

13. Perbedaan Batas Penanggalan Internasional

Masih berkaitan dengan waktu dan sistem jam, adanya rotasi Bumi juga menyebabkan adanya perbedaan batas penanggalan internasional. Hal ini merupakan dampak lanjutan dari adanya perbedaan zona waktu yang mengakibatkan adanya selisih hari batas penanggalan internasional.

Batas penanggalan internasional atau International Date Line ditetapkan pada garis bujur 180 derajat. Sehingga jika di Bumi belahan barat masuk tanggal 1, maka di Bumi belahan timur sudah masuk tnggal 2. Terdapat selisih 1 hari antara dua belahan Bumi tersebut.

Nah itulah referensi 13 akibat rotasi Bumi beserta penjelasan lengkapnya. Secara umum ada beberapa dampak rotasi Bumi mulai dari perbedaan zona waktu, terjadinya siang dan malam, berfungsinya satelit buatan, adanya gerah semu harian matahari, perbedaan ketebalan atmosfer dan lain-lain.

Tinggalkan komentar